Proyek Jalan Sausu Tolai Catat Deviasi Positif, Progres Lampaui Terget
PARIMO - Preservasi Jalan Tolai- Sausu di Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah tahun anggaran 2026 yang dikerjakan oleh PT. Putra Nanggroe Aceh (PNA) KSO PT. Bina Kaili dengan Konsultan Supervisi PT. Global Profex Synergy, terus menunjukan perkembangan signifikan. Memasuki bulan September 2026 atau per tanggal 27 Agustus 2026, realisasi fisik proyek berada di angka 70 persen dari target awal sebesar 67 persen.
Kondisi riil dilapangan menunjukkan bahwa angka ini mencatatkan deviasi positif yang menandakan pekerjaan berjalan lebih cepat dari terget awal rencana. Dengan begitu mengindikasikan semakin mendekati tahapan penyelesaian.
Perkembangan fisik proyek preservasi jalan Tolai - Sausu terlihat jelas pada pekerjaan pelebaran jalan, pekerjaan galian widening dan item pekerjaan lainya yang terus digenjot.
Pihak pelaksana tetap menargetkan progres terus berada dilajur positif berdasarkan jadwal kontrak yang ada.
Balai Pelaksana Jalan Nasional Provinsi Sulawesi Tengah melalui PPK 2.3 yang dihubungi respon aktual mengatakan item tersisa akan terus digenjot sesuai jadwal kontrak yang ada.
Preservasi jalan Tolai - Sausu merupakan proyek infrastruktur yang diharapkan dapat memperkuat konektivitas untuk mendukung mobilitas masyarakat.
Hingga 27 Agustus 2026, realisasi fisik mencatatkan deviasi positif, sehingga dengan sisa pekerjaan yang ada, pihak pelaksana akan terus mendorong capaian target pekerjaan untuk memberi kenyamanan warga saat melintas.Terang PPK 2.3 Provinsi Sulawesi Tengah.
Capaian di atas terget menjadi bukti kerja optimal seluruh pihak terkait, sehingga masyarakat berharap, tren positif ini terus dipertahankan hingga proyek rampung sesuai jadwal.
Preservasi jalan Tolai - Sausu dikerjakan sejak 30 Desember 2025 atau sekitar 367 hari kalender.
Berikut Ini Tujuan Preservasi Jalan Tolai- Sausu Dilaksanakan;
• Mempertahankan kondisi mantap jalan agar berfungsi secara optimal sehingga dapat melayani arus lalu lintas dengan aman dan nyaman.
• Menghemat biaya operasional dan transportasi jangka panjang
Adapun Jenis-Jenis Kegiatan Preservasi Adalah;
Pemeliharaan preventif: atau Perawatan rutin dan terjadwal saat kondisi jalan masih mantap.
Pemeliharaan korektif atau Perbaikan pada bagian tertentu yang mengalami kerusakan kecil.
Kemudian Rehabilitasi atau Penanganan pada bagian jalan yang mengalami kerusakan cukup luas agar tidak semakin parah.
Rekonstruksi atau Pembangunan ulang pada ruas jalan yang rusak total.
Pewarta: Ilyas Imran

