Cegah Daya Rusak Air, BWS Sulawesi 3 Palu Bangun Pengendali Banjir di Desa Pandere
" Cegah Daya Rusak Air, BWS Sulawesi 3 Palu Bangun Pengendali Banjir di Desa Pandere "
SIGI - Pembangunan pengendali banjir sungai Gumbasa lanjutan terus dikebut pelaksanaannya, berdasarkan hasil pantauan media ini, Rabu 5 Agustus 2026, progres fisik menunjukan hasil signifikan, proyek ini diyakini selesai tepat waktu, efisien, serta bermanfaat untuk banyak orang.
Sesuai fungsinya, bangunan Pengendali Banjir Sungai Gumbasa adalah infrastruktur vital pencegah bencana banjir sekaligus pelindungan permukiman masyarakat khususnya desa Pakuli, desa Pandera, Kalawara dan desa-desa lainya yang rentan terdampak.
Secara spesifik, pembangunan pengendali sungai memiliki fungsi utama yaitu Penahan dan pengatur volume air yang tinggi agar tidak meluap dan membanjiri kawasan permukiman di Kabupaten Sigi provinsi Sulawesi Tengah.
Fungsi lainya adalah pencegahan erosi atau abrasi yang dapat memberi prelindungan tebing sungai dari pengikisan arus air yang deras sehingga mencegah longsor dan menyusutnya lahan.
Termasuk stabilisasi dasar sungai dari penurunan dasar sungai yang berlebihan atau degradasi dasar sungai yang bisa merusak struktur bangunan air, seperti bendung Gumbasa.
Diketahui, proyek strategis ini dikerjakan dengan mengutamakan mutu konstruksi, efisien, diharapkan dapat memberikan manfaat luas kepada masyarakat.
Upaya ini sebagai bagian dari komitmen pemerintah pusat lewat Balai Wilayah Sungai Sulawesi III Palu mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo untuk keberlanjutan pembangunan nasional.
Secara teknis bangunan Pengendali Banjir Sungai Gumbasa memiliki vertikal 5 sampai 9 meter, sesuai kondisi lereng sungai sehingga dapat mengurangi gerusan air saat banjir tiba dengan output 0,45 km dan outcome sampai 5 hektar. Dengan revetment Boulder atau batu gajah.
Udin warga Pandere mengapresiasi upaya nyata BWS Sulawesi III Palu melakukan pencegahan terhadap daya rusak air terutama di desa Pandere.
Menurutnya, saat banjir tiba wilayah desa Pandere bawah khususnya yang berdekatan dengan bendung, sering terdampak banji, air meluap ke permukiman.
" Kami berharap bangunan ini menjadi solusi mencegah banjir meluap " tuturnya.
Sebagai warga, mereka berharap infrastruktur pengendali banjir memberi dampak lebih luas kedepannya.
Pewarta: Ilyas Imran


