Preservasi Jalan Nasional Pagimana - Batui Terus Digeber, Ruas Mantap dan Konektivitas Terjaga
Preservasi Jalan Nasional Pagimana - Batui Terus Digeber, Ruas Mantap dan Konektivitas Terjaga
LUWUK - Proyek peningkatan jalan nasional ruas Pagimana - Batui di Kabupaten Banggai tahun 2026 ini terus digeber pelaksanaannya guna memastikan jalus logistik antarwilayah terus terjaga sepanjang tahun.
Proyek senilai Rp.9,2 miliar yang ditangani oleh CV. Tanjung Lautan Api mencatatkan progres fisik melaju sesuai jadwal dan ditaksir akan selesai sepenuhnya pada akhir tahun ini.
Diketahui, ruas sepanjang 128 kilometer tersebut memiliki peran vital sebagai jalur pasok logistik dari berbagai wilayah di Sulawesi Tengah.
Kepada respon aktual PPK 3.3 PJN Wilayah III Balai Pelaksana Jalan Nasional Sulawesi Tengah menjelaskan penanganan yang dilaksanakan oleh penyedia jasa dilakukan sesuai ketentuan Bina Marga. Beberapa item kegiatan diantaranya yakni pekerjaan pengaspalan AC-WC disepanjang ruas guna memastikan kenyamanan masyarakat tetap terjaga sepanjang tahun.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen BPJN Sulawesi Tengah menjaga kondisi ruas jalan nasional tetap mantap.
proyek preservasi jalan merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus memperkuat rantai pasok nasional serta kenyamanan berkendara.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada perbaikan kondisi jalan yang rusak, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas di Kabupaten Banggai dan Provinsi Sulawesi Tengah.
PPK 3.3 memastikan dengan penanganan yangvterus dilakukan saat ini diharapkan akses transportasi menuju sentra-sentra produksi masyarakat menjadi lebih lancar, efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Ia menegaskan, bahwa program ini menjadi langkah strategis dalam mengurangi backlog kemantapan jalan di Sulawesi Tengah.
Ruas Jalan Pagimana–Batui yang berlokasi di Kabupaten Banggai terus mendapatkan perhatian dari BPJN Sulawesi Tengah untuk menjaga kelancaran mobilitas. Proyek ini mencakup perawatan jalan nasional mulai dari wilayah Pagimana, Biak, Dalam Kota Luwuk, hingga Batui
Ia menambahkan bahwa fokus pekerjaan pada jalur lintas utama ini diantaranya Perbaikan Struktural: Pelaksanaan patching dengan metode Campuran Aspal Panas (CAP) dan hamparan AC-WC yang dicampur dengan asbuton butir.
Serta Pemeliharaan Rutin: Pengerjaan Sandsheet Latasir Kelas A (SS-A) serta perataan bahu jalan untuk mendukung drainase jalan.
Pewarta: Ilyas Imran
.


