BPJN Sulteng Terus Upayakan Perbaikan Jalan yang Rusak di Ruas Buol - Tolitoli
" BPJN Sulteng Terus Upayakan Perbaikan Jalan yang Rusak di Ruas Buol - Tolitoli "
Perhatian pemerintah yang dimaksud adalah dalam bentuk program penanganan longsoran pada ruas jalan yang menghubungkan beberapa Kabupaten dan provinsi di ujung Timur Sulawesi Tengah.
Paket kontrak yang ditandatangani pada Kamis 22 Mei 2025 tersebut tentunya merupakan kabar baik untuk masyarakat di Kabupaten Toli-Tolii & Kabupaten Buol bahwa ruas jalan dengan panjang penanganan 118 Kilometer lebih itu akan semakin mantap dalam layanan distribusi barang dan jasa.
Memang diketahui, kurun waktu beberapa tahun terakhir ini, ruas yang menjadi kewenangan PPK 1.2 Balai Pelaksana Jalan Nasional Sulawesi Tengah rutin mendapatkan kucuran anggaran penanganan jalan.
Seperti pada tahun 2024, balai Pelaksana Jalan Nasional Sulawesi Tengah bersama PT. Jaya Mitra Perkasa dengan nama paket kontrak preservasi ruas jalan Buol - Lakuan - Laulalang - Lingadan termasuk penanganan longsoran Laulalang - Lingadan dan juga pemeliharaan jalan serta jembatan di PJN Wilayah I tersebut.
Sementara untuk tahun anggaran 2023, ruas ini mendapatkan perhatian dengan program preservasi yang ditangani oleh PT. Bina Kaili.
Dengan perhatian serius BPJN Sulteng kurun waktu beberapa tahun terakhir ini, jalan Nasional yang menjadi koridor utama distribusi logistik di 2 Kabupaten paling Timur di Sulawesi Tengah dapat dilalui dengan nyaman, aman dan lancar.
PPK 1.2 Eko Prasetyo Galih, ST. MT yang dihubungi respon aktual mengatakan pihaknya akan mengupayahkan agar jaringan jalan nasional tetap dalam kondisi baik sepanjang tahun.
Berdasarkan survei, hampir 90 persen angkutan barang lewat darat, selain itu adanya bencana alam seperti longsoran, ditambah lagi ada ruas yang usianya melewati batas rencana, semuanya akan dimaksimalkan agar lalulintas tetap optimal, tegas PPK 1.2
Sementara mengenai penanganan tahun 2025, Ia mengemukakan, perbaikan jalan ini membutuhkan waktu sehingga pemerintah mengharapkan pengertian dari masyarakat mengingat banyak terkendala cuaca.
Banyak jalan cepat rusak karena musim hujan, angkutan berat yang melebihi kapasitas.
" Jadi bukan persoalan ini tidak diatasi, tapi memang banyak juga faktor penyebabnya. " Jelasnya.
Meski baru terkontrak pada Kamis 22 Mei 2025, dirinya optimis kegiatan penanganan longsoran dan perbaikan jalan dapat teratasi, apalagi waktunya masih lumayan jauh hingga 31 Desember 2025.
Berdasarkan pantauan media ini 29 Juni tahun 2025, balai Pelaksana Jalan Nasional Sulawesi Tengah melalui PPK 1.2, tengah melaksanakan sejumlah pekerjaan, salah satunya yakni pekerjaan pasangan Batu tepatnya di lokasi / STA 493+300 ruas Jalan Buol - Lakuan - Laulalang - Lingadan.
Adanya kegiatan proyek penanganan jalan nasional tahun 2025. Sejumlah warga mengapresiasi upaya yang dilakukan BPJN Sulteng untuk memantapkan jalur distribusi masyarakat di wilayah tersebut.
Seperti yang disampaikan Ican salah satu pengguna jalan yang melintas, kepada respon aktual dirinya sangat mengapresiasi serta berterimakasih kepada BPJN Sulteng yang rutin memperhatikan ruas-ruas jalan sehingga memudahkan warga beraktivitas.
" Sebagai warga kami sangat berterimakasih pak, jalan di wilayah ini makin bagus, aman dan nyaman dilalui " tuturnya.
Hal serupa juga disampaikan Uling, BPJN Sulteng setiap tahun selalu memberikan perhatian sehingga jalan disini semakin mantap.
" Apresiasi buat BPJN Sulteng dan semuat pihak terkait, kami sangat senang pak " Ujarnya.
" Kami berharap kegiatan semacam ini tetap berlanjut di tahun berikutnya " Pungkasnya.
Pewarta: Ilyas Imran

