Aksi Nyata PJN Wilayah IV Dukung Kemantapan Jalan Nasional di Sulawesi Tengah Berkelanjutan SULTENG – Preservasi Jalan Taripa–Pape–Tidantana...
Aksi Nyata PJN Wilayah IV Dukung Kemantapan Jalan Nasional di Sulawesi Tengah Berkelanjutan
SULTENG – Preservasi Jalan Taripa–Pape–Tidantana dan Taripa–Tomata–Beteleme Tahun Anggaran 2026 terus dilakukan guna memastikan jalur strategis nasional yang menghubungkan antarwilayah di Provinsi Sulawesi Tengah tetap aman dilalui masyarakat, khususnya menjelang mudik Lebaran tahun ini.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Bina Marga untuk menjaga kondisi ruas jalan nasional tetap mantap, aman, serta nyaman dilalui.
Patching Preservasi Jalan Tomata - Beteleme Provinsi Sulawesi TengahDiketahui, ruas jalan yang berada di bawah kendali PPK 4.2, Mohammad Febriant, ST., MT., berada dalam naungan Satker PJN Wilayah IV Provinsi Sulawesi Tengah yang mencakup wilayah Kabupaten Poso hingga Kabupaten Morowali Utara.
Pada tahun 2024, ruas Taripa–Pape–Tidantana dan Taripa–Tiwa’a–Tomata–Beteleme menangani 19 titik ekspansif (tanah lunak) dengan konstruksi DPT (Dinding Penahan Tanah). Selain itu juga dilakukan penanganan lereng, termasuk penanganan vertikal pada tanah yang sangat labil (longsoran vertikal), serta perbaikan drainase di sisi kanan bahu jalan menuju Beteleme.
Total panjang keseluruhan ruas ini mencapai 151,60 km dengan tingkat kemantapan jalan sebesar 93 persen pada tahun 2024.
Sementara pada tahun 2025, sejumlah item penanganan dilakukan pada ruas tersebut, seperti perbaikan badan jalan, perbaikan jembatan, serta penanganan dinding pengaman tebing (DPT). Proyek tahun 2025 tersebut diketahui ditangani oleh PT Timur Jaya Konstruksi dengan baik sehingga memberikan dampak positif terhadap kelancaran distribusi logistik di wilayah tersebut.
Untuk tahun 2026, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah kembali memberikan perhatian serius terhadap perbaikan kondisi Jalan Nasional Taripa–Pape–Tidantana dan Taripa–Tomata–Beteleme melalui program preservasi dengan kontrak yang telah ditandatangani secara resmi pada 23 Februari 2026.
Proyek ini dilaksanakan untuk mendukung konektivitas dan meningkatkan aksesibilitas warga antarwilayah.
Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Bambang S. Razak, ST., MT., melalui Kepala Satuan Kerja PJN Wilayah IV, Rolli Ekianto, SE., ST., MT., mengatakan bahwa proyek preservasi jalan merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus memperkuat rantai pasok nasional serta kenyamanan berkendara.
Proyek ini tidak hanya berfokus pada perbaikan kondisi jalan yang rusak, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.
BPJN Sulawesi Tengah akan terus memastikan akses transportasi menuju sentra-sentra produksi masyarakat menjadi lebih lancar, efektif, efisien, dan berkelanjutan. Proyek ini juga dipastikan selesai sesuai jadwal dengan mengutamakan mutu konstruksi berdasarkan ketentuan Bina Marga.
Kasatker Rolli menegaskan bahwa program ini menjadi langkah strategis dalam mengurangi backlog kemantapan jalan di Sulawesi Tengah.
Pihaknya berharap ke depan proyek jalan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat di Kabupaten Poso dan Kabupaten Morowali Utara dalam menjalankan aktivitas ekonomi mereka.
Bagi PJN Wilayah IV Provinsi Sulawesi Tengah, kemantapan jalan merupakan prioritas utama. PJN Wilayah IV juga akan terus memberikan perhatian terhadap keberlanjutan pembangunan infrastruktur jalan guna mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah.
Pewarta: Ilyas Imran


